Find

Monday, September 13, 2010

SURAT PEMBACA 9/13 Kaskus - The Largest Indonesian Community -

Kecewa Tagihan IM2
September 13, 2010 at 11:25 AM

Pada bulan Mei 2010, saya mulai berlangganan IM2 ECO Unlimited. Saya
cuma menggunakannya selama 1 bulan, yaitu pada bulan mei. Setelah itu,
saya memutuskan untuk berhenti berlangganan. Tapi sampai saat ini,
masa tagihannya masih tetap dikirimkan dan jumlahnya naik.
Saat ini saya harus membayar sebesar Rp 639.466

Saya komplain ke pihak indosat dan mereka tetap bersikeras bahwa saya
harus membayar tagihan bulan Juni, Juli, Agustus, September, WTF!!!

Ada yang bisa bantu???


Salut buat BNI yang tetap buka di libur lebaran
September 13, 2010 at 11:21 AM


Jika selama ini kita terbiasa mendengar caci maki di rublik Surat
Pembaca, ijinkan kali ini saya membuat sedikit terobosan yang beda,
kali ini saya ingin memberikan pujian buat bank BNI yang bertekad
tetap buka di tgl 9 dan 13 September 2010, kedua tanggal itu adalah
hari cuti bersama lebaran.

Sudah bukan rahasia lagi kalo kita sering dengar keluhan publik soal
arogansi bank dalam melayani nasabahnya. Di kala bank lain pada tutup,
BNI membuat terobosan yang menurut saya brilian, tetap buka di hari
cuti bersama lebaran. Secara tidak langsung ini merupakan pukulan
telak bagi bank lain yg tutup di hari itu. Secara tidak langsung, ini
menandakan BNI peduli dengan nasabah nya.

Di kala bank lain berpikir praktis (toh tidak ada nasabah aktif di
hari cuti bersama itu), BNI berpikiran beda. Bukan soal ramai atau
sepi nya yang penting, tapi wujud kepedulian nya yang penting.

Nasabah seperti apa yang diuntungkan oleh langkah jenius BNI ini?
Salah satunya adalah nasabah seperti saya. Kebetulan saya terdaftar
sebagai nasabah Emerald di BNI. 2 sumber income saya adalah transaksi
RTGS luar negeri yang notabene para bule itu tidak kenal lebaran di
negaranya tetap di anggap hari kerja, DAN transaksi domestik yang
mengandalkan kecepatan pengiriman. Walau tgl 14 semua bank sudah
beroperasi normal seperti biasa (katanya), tapi selisih sehari itu
cukup besar pengaruhnya ke saya. Customers saya akan bilang, wow, tgl
13 sudah ada aktifitas pengiriman barang, hebat banget, gak pake lama,
dst dst dst. Dan testi seperti itu akan sampai ke telinga calon
customer baru lainnya dan otomatis, menaikkan oplah saya. Selisih
sehari, pengaruhnya besar !!

Mngkin buat sebagian orang, menunda transaksi sampai tanggal 14 atau
15 atau bahkan, katanya ada yg baru bergeliat di tgl 20, bukan hal
besar. Tapi tidak semua orang berpikiran sepert itu. Dan di era
kompetisi ketat kayak skarang, perbedaan layanan yg bisa kita berikan
ke publik, itu cukup significant kontribusinya dalam memenangkan
persaingan bisnis. Dan BNI sudah 2 tahun berturut turut (seingat saya)
berhasil mengakomodasi libur lebaran yg mustinya tutup tapi tetap
melayani publik utk cabang utama saja.

Buat petinggi BNI yg mngkin membaca surat saya ini, jangan kecil hati,
jangan liat dari ramai atau sepi nya nasabah di libur lebaran cuti
bersama itu, tapi liat dari wujud kepedulian terhadap minoritas
nasabah kayak saya yang justru sangat berterima kasih dengan tetap
bukanya bank di libur seperti itu.

Wujud kepedulian seperti itu akan di liat oleh nasabah bank lain yang
kebetulan tutup di libur cuti bersama itu, dan akan menjadi masukan
bagi mereka. Satu kosong untuk kemenangan BNI, menurut saya loh.


LELANG *2680# - TELKOMSEL (Penipuan ?)
September 13, 2010 at 9:38 AM

Ane pemegang kartu Simpati , beberapa minggu yg lalu ada sms tentang
lelang barang murah dari *2680#,
pernah ikut sekali lelang pulsa langsung dipotong Rp. 2200,- .

Hari-hari berikutnya setiap ada sms dari 2680 pulsa langsung kepotong Rp.2200,-

Pulsa ane dari Rp. 100rb bures dalam dua minggu ..

coba kirim UNREG ke nomor 2680, jawaban selalu "server error"

Duh, kena tipu saya...
Anjritt, Sialan, Bedebah.
Moga2 pengelolanya Modar dengan sengsara !
:marah

Ada saran ?
Berpikir mau ganti nomor atau pindah ke operator lain....


Kritik untuk para penumpang Lion Air JT031 Dps-Jkt 10 Sept 2010
September 13, 2010 at 9:10 AM

Saya ingin mengkritik para penumpang Lion Air JT031 tujuan Denpasar
Jakarta pada tanggal 10 September 2010 jam pemberangkatan pukul 10.15
WITA

Kejadiannya adalah pada saat pesawat landing di Bandara Soekarno
Hatta, tepat beberapa detik setelah mendarat dan pesawat masih melaju
kencang di landasan... tanpa dikomando, ada 2 kejadian parah yg
dilakukan para penumpang yaitu:

1. hampir semua penumpang langsung melepas sabuk pengaman, terus
berdiri, dan langsung rebutan mengambil bagasi kabin WTF???? padahal
pesawat masih belum berhenti dan parkir. Ini sangat membahayakan para
penumpang terutama kalo terjadi penikungan atau pengereman mendadak.
Parahnya jika sampai itu terjadi maka yg jadi korban adalah para
penumpang lainnya yg masih duduk menunggu pesawat bener2 berhenti
karena bisa tertimpa muatan2 bagasi. Para pramugari juga terlihat
kebingungan dengan kejadian ini, karena mau mencegah tapi jumlahnya
sangat banyak

2. terdengar bunyi2 starting up ponsel khas NOKIA yang artinya banyak
yang menyalakan HP pada saat pesawat masih aktif dimana para pilotnya
sedang melakukan komunikasi dengan pihak tower bandara. Tentu sinyal
HP bakal sangat mengganggu komunikasi pilot dan sangat2 membahayakan
penerbangan itu sendiri

Untuk yg merasa jadi penumpang di penerbangan tersebut dan mungkin
juga para penumpang penerbangan lainnya yg merasa gak tertib, cobalah
untuk lebih dewasa! kita beruntung sudah lebih dari 10 tahun dihadiahi
low cost carrier mustinya bisa lebih dewasa dan mentaati peraturan2
penerbangan. Masa sih sudah lebih dari 10 tahun kita masih belum bisa
membedakan aturan transportasi penerbangan dengan transportasi bis
darat...???

Buat gw, 2 hal yaitu:
1. duduk manis dan pasang safety belt sampe pesawat benar2 berhenti
2. matiin HP sampe masuk bangunan terminal
itu sangat2 sepele dan terlalu remeh untuk dilanggar, tapi entah
kenapa untuk sebagian penumpang kedual hal itu begitu sering dilanggar
padahal efeknya sangat berbahaya

Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari apabila low cost carrier
dilarang karena para penumpangnya tidak tertib hanya untuk
melaksanakan 2 hal itu, sehingga membahayakan penerbangan itu sendiri.
Grow up boys!!!!!!!

thanks mod,
hendra98


Sharing Menginap di Sari Ater
September 13, 2010 at 8:21 AM

Dear Kaskuser,
Gw cuma mo sharing aja pengalaman gw pas nginap di Sari Ater,
Yang jelas ini bisa jadi penglaman berharga buat kita semua...
Pada waktu itu satu minggu bulan puasa di awal Agustus 2010, gw
nemenin nyokap ke Sari Ater untuk liat lokasi, waktu itu kita di bantu
sodara Okky petugas front office di kasih liah bungalow nomor 302,
yang katanya udah di renovasi, so dengan melihat kondisi kamar kita
setuju untuk booking buat Lebaran 10-11 September 2010 dengan bayar DP
satu juta.
Dan pas tanggal 10 kita sekeluarga berangkat ke Sari Ater untuk check
in, kita datang check in jam 13.30 dan sebelumnya pihak Sari ATer juga
sudah menelpon untuk menanyakan konfirmasi kedatangan.
Saat kita datang check ini dilayani oleh Mbak Resepsionis dan di beri
bungalow nomor 309, ternyata bungalow ini tidak seperti yang kemarin
dieprlihatkan padahal harga bungalow itu sama Rp. 2.260.000 (blm ++)
Dan tentu saja kita komplain karena kamar 309 itu dapurnya masih jorok
dan lusuh tidak sama seperti kamar 302 yang waktu itu diperlihatkan
dengan kondisi furnish yang elegan dan dapur bersih plus kompor
listrik.
Akhirnya kami diberi kamar yang serupa dengan kondisi kamar 302 yaitu
kamar 315 setelah komplain pada petugas, dan berdasarkan informasi
petugas setempat ternyata memang kalau hanya booking tanpa melihat
kamar selalu diberikan kamar yang jelek alias belum renovasi, dan
untungnya kami sudah melihat sebelumnya kamar yang sudah renovasi
tersebut??
Makanya guys, kalo mau booking kamar harus lihat kamarnya dulu,
kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita khususnya saat membooking
hotel, supaya kita lebih jeli dan teliti.
Gw bukan mo ngejelekin Sari Ater cuma mo ngasih tahu aja agan-agan kl
mo booking disana please cek dulu kamarnya en kl booking juga pastikan
dapet room numbernya....:maho


[SHARE] kecewa sma site TIKI gan...
September 13, 2010 at 6:43 AM

hah.. ya.. sya rada2 kecewa sama TIKI gan... (site_nya) ane kn bru
beli alat sulap... nah dikirimnya pkek TIKI.. no. resi udah ad d
tangan sya (+ hasil scan dri nota resi),,.. tapi, pas nyoba tracking,
eh malah gak d update sama TIKInya... (jd kn bs nyangka org yg jualan
thu menipu gan...)..
udah ane tunggu sharian, masih jga blom d update tuh ma TIKI... nah,
pas hari keesokannya gan.. ane buka site tikinet.co.id malah "Server
Not Found" trus.. (bukan msalah koneksi ane y gan... ane buka site
laen lncar2 aj kog)..
tpi klo d JNE, siang d ksi nomer resi, sore kta dh bisa tracking... kn
bagus thu gan.. jadi knyamanan customer d utamakan...
sekalian jga kritikan buat TIKInya...

ane nubie mw share, cuman mngharap :cendolbig gan... bukan :batabig ..
msih abu2 soalnya.. :D

***update***
ane jga udah buka tiki-online.com
sma aj gan.. belom d update..
n lgi.. sya nelpon cs TIKI Pusat aj gk bisa.... :cd


Kecewa promo senyum indosat
September 13, 2010 at 3:08 AM

ane pelanggan indosat (IM3) yang setia gan, udah lebih dari 5 tahun
:malu. waktu ada promo senyum indosat yang minimal dapet 60sms perhari
buat penggan minimal 6 bulan (dan bertambah dengan seiring lamanya
berlangganan) awalnya ane ga peduli gan, tapi istri nyuruh daftar aja
soalnya cuman bayar 500 perak... akhirnya ane daftar juga gan karena
promo dari indosat langsung kan harusnya bener. nah abis daftar sesuai
aturan, ane dinyatakan sukses gan... ternyata waktu ane cek di *555*2#
ga ada bonus sms senyum indosatnya :marah:marah:marahgrrrrr.... ini
gimana sih, iklan gede2an di tipi kok kaya gini...

antara bangga dan Kecewa sama polisi, dinas PU dan Tim Sar
September 13, 2010 at 3:02 AM

hari ini saya berduka karena sepupu saya meninggal sore tadi jam 5
dalam perjalanan kerumah sakit di RSSA malang
cerita dibawah ini kedua-duanya merupakan anak cewek dan sudah saya
kroscek dengan saksi2 yang ada diTKP, sebagian merupakan tetangga
nenek saya.

kronologisnya:
sepupu saya dari bogor lagi liburan ke malang, nah kebetulan hari ini
tadi hujannya sangat lebat, hingga guntur bergemuruh silih berganti
dengan kerasnya.

sekitar jam 2-3, dia merasa lapar, padahal dirumah nenek saya ada
banyak makanan, tapi hari ini dia merasa kepengen ayam goreng didaerah
dinoyo, letak persisnya antara toko edward fortis ama warnet. pada
saat awal berangkat dia sama sepupu saya yg lain lewat jalan watugong
(anak malang pasti tau jalan ini). akan tetapi ketika pulangnya dia
melewati jalan lain (keluarga kami memakluminya sebagai suratan
takdir). disinilah awal dari takdir tesebut dimulai...

didaerah dinoyo (mungkin anda sekalian yang merupakan asli malang tau
klo didaerah jalan itu sedang ada GALIAN buat selokan) nah pada saat
itu dia berjalan dinaungi payung dikala hujan deras. ketika sampe di
deket atlantic ato tepatnya agak kekiri dikit klo dari rental
atlantic. disitu ada galian selokan yg dalam, kira2 dalamnya 1.2 M dan
TIDAK ADA TANDA "AWAS ADA GALIAN" (secara kasat mata galian terebut
terlihat seperti kubangan kecil) nah pada saat itu dia terperosok
kedalam selokan tersebut kemudian tenggelam dan terseret arus yang
lumayan deras hingga terbawa sampai 5 meter didalam terowongan/gorong2
yang atasnya terbuat dari beton yang tebal.

alhasil sepupu saya yang satunya cuma bisa teriak2 minta tolong. tidak
lama kemudian datang orang2 untuk menolong termasuk POLISI (polisi
datangnya kira2 setengah jam). disinilah akar permasalahan terjadi.
sepupu yang satunya panik kemudian menelpon ibu dari sepupu saya yang
terperosok ke selokan tersebut. ketika sang ibu datang, sang ibu
terlihat panik dan menangis. kemudian POLISI menelpon TIM SAR agar
SEGERA DATANG. POLISI lalu mencoba menenangkan Bibi saya(dalam hal ini
saya manggilnya Bibi) dengan mengatakan SABAR BU, NANTI KITA TOLONG
KALAU ARUSNYA SUDAH TIDAK DERAS. satu jam kemudian TIM SAR DATANG
TANPA MEMBAWA PERALATAN SAMA SEKALI. jadi total sepupu saya bergelut
antara hidup dan mati selama hampir 2 jam.

akhirnya korban dapat dievakuasi dalam kondisi sekarat dan kemudian
dibawa ke RSSA dengan memakai mobil polisi dan akhirnya meninggal
dalam perjalanan. sebelum dibawa ke RSSA, kami ngotot agar dibawa saja
ke RSI yang notabene hanya 5 menit dari TKP tapi polisi ingin agar
dibawa ke RSSA.
akhirnya kami tidak mau berdebat panjang lebar karena sepupu saya
sudah dalam keadaan kritis.

yang jadi keluhan kami sekeluarga,
1. kenapa dinas PU tidak memasang tanda2 jika ada galian ditempat
tersebut? dan dibiarkan tidak rapi sehingga terlihat seperti genangan
air biasa (meskipun diatas terliat seperti genangan air tapi
didalamnya terdapat arus yang deras)
2. Respon polisi dan TIM SAR yg sangat-sangat kurang.... (buat polisi,
coba klo itu keluarga anda, terus kami bilang kayak gini "SABAR, NANTI
KITA TOLONG KALAU ARUSNYA SUDAH TIDAK DERAS"
3. benarkah untuk mengambil jenazah dirumah sakit dikenakan biaya 1
juta? padahal kami menolak otopsi maupun visum

saya cuma menumpahkan perasaan saya saja disini (CURHAT). saya mohon
doa dari para kaskuser sekalian agar arwahnya tenang di sisi ALLAH
SWT.

meskipun sebagian dari keluarga besar saya sudah ikhlas menerima hal
ini sebagai suratan takdir dari ALLAH SWT tapi didalam hati saya masih
bergejolak rasa sakit hati. semoga dinas PU mau memperhatikan
galiannya agar tidak terjadi hal yang serupa. untuk polisi maupun tim
SAR agar lebih cepat tanggap dan tidak terkesan tidak ikhlas membantu
korban.

kalau ada salah kata maupun yang tersinggung saya mohon maap


 Hati Hati preman di Bandara International Juanda
September 13, 2010 at 3:02 AM

ini pengalaman ane tahun kemaren waktu turun dari pesawat di juanda
surabaya. saat itu sekitar jam 8an malem.

nah saat itu rekan ane mo naek travel ke solo, tapi dia baru telfon
(pesen) travel saat itu juga. waktu itu ada bapak2 yang tanya mau
kemana? naek apa dst dst.. sebagai orang yang pengen ramah ke semua
orang, ane ya jawab aja jujur... nah waktu travel rekan ane udah ada
di parkiran, ane langsung kesana buat temenin (cewe gan jadi kasihan
kalo sendiri), nah ane kira itu travel juga yang jemput ane (soalnya
pesen pake HP ane tadi, jadi yg di telfon kan HP ane tuh...

trus udah di dalem mobil, eee bapak-bapak tadi tuh nanya-nanya sama
supirnya dengan nada yang ga enak (agak mengancam dan
mencari-cari):marah:marah. dia bilang travel ga boleh masuk bandara
lah, harus lapor lah apalah... banyak pokoknya, sampe ane kasihan ma
temen ane tadi :takut:takut... ane ga tau maksud orang tuh mo
ngapain... tapi Juanda kan bandara Internasional. harusnya lebih
dijaga lagi image nya dari orang-orang yang ga jelas kaya gitu. sumpah
ga nyaman banget gan, plus deg-deg an...

maaf kalo ceritanya agak bikin bingung, maklum udah malem... :bingung:bingung

point nya: harusnya pengelola Airport lebih pro aktif menangani
masalah kaya gini, kalo bandara internasional kaya gini, kan bisa
bikin ga nyaman turis2 yang dateng... yang rugi kan Indonesia juga
atau surabaya sebagai tempat tujuannya...

bagi yang punya kenalan pengelola airport juanda semoga bisa tersampaikan
bagi yang SIo mohon ijo ijonya :cendolbign jangan dikasih
:batabigmerah merahnya...

matur nuwun...

Rada kecewa dengan Honda
September 12, 2010 at 11:59 PM

Gan, ane ?áu sharing aja critanya begini memang sih gak ada pemaksaan
atau apalah semua dengan keiinginan sendiri mudik dengan menggunakan
motor. Nah ane coba liat di forum2 ternyata kebetulan motor ane honda
??? honda ngadain mudik bareng. Tapi untuk mudik bareng yang sekarang
menggunakan bis and motor diangkut menggunakan truck.
Jujur ane sih puas banget ama pelayanan honda waktu mudik bareng
service yang diberikan customer bener2 bagus sekali gan. Semua
dipenuhin gak mengecewakan ??? gak malu2in gan.
Cuma yang jadi masalah gan. Ternyata balik barengnya cuma limited dari
55 bus cuma jadi 1 bus. Ngejoplang banget khan gan. Ya ane sih
harepannya kalau honda ngadain mudik bareng juga ngadain balik bareng
jadi biar kite2 yang ikut kemaren gak terlantar.
Tapi untuk semua service yang diberikan honda ane salut ??? puas.....

Thanks

Kemana PT.POS INDONESIA? Payah!
September 12, 2010 at 4:38 PM

Kemana Pos Indonesia? Disaat dibutuhkan saat saat seperti ini, ketika
banyak orang sedang harap harap cemas menanti kiriman barang atau
surat datang dari kampung, seakan mereka pergi begitu saja. Kantor Pos
Cabang tutup-sampai libur lebaran berakhir, situs resmi pt.pos pun tak
dapat diakses

http://posindonesia.co.id pun blank, tak dapat diakses. Seakan mereka
lari dari tanggung jawabnya dalam menyampaikan informasi keberadaan
paket paket yang entah sekarang sedang nyasar dimana, Bagaimana
tanggung jawab anda para pucuk pimpinan pt pos indonesia??

Jujur kiriman saya dari rumah berupa surat surat penting-seperti stnk
dan kartu kartu penting lainnya untuk syarat administrasi sampai
sekarang belum ada yang sampai. Mau mengadu kemana? situs yang
biasanya baik baik saja, dan berguna untuk melacak keberadaan paket
melalui resi yang tertera pun seakan hilang di telan bumi. Url
berembel posindonesia seperti express maupun ems pun tak bisa diakses,
Mau cara manual?

Kantor pos belum ada yang buka, akan kemana saya mengadu? Bagaimana
nih kinerja pt pos indonesia? jangan jadikan alasan lebaran untuk
tidak melaksanakan amanat tugas pak. Situs sengaja di-down kan,
membohongi masyarakat. Kami sudah membayar, janji yang diutarakan ke
Ibu saya pun katanya sehari sampe, begitu saya tunggu2 paket nggak
datang2.

Saya pun jadi tidak bisa beraktivitas, stnk belum nyampe. bagaimana
saya bisa kerja jika tidak ada motor yang dapat dibawa keluar?
bagaimana saya bisa memenuhi syarat2 yang diperlukan kalau surat2
penting belum sampai?

email ke mailopr@posindonesia.co.id pun belum ada balasan, inbox saya
masih kosong. saya sudah beberapa kali kirim tapi sepertinya belum ada
tanggapan. Berapa sih nomor contact centernya? Mohon agan2 sekalian
share jika ada yang tau.

Kinerja PT Pos makin lama makin payah, lembaga ini terkesan tidak
serius memberikan pelayanan dan jasanya kepada seluruh masyarakat,
padahal sebagai pelayanan jasa, keakuratan serta service sangat
diperlukan. Nyatanya? 0 besar. mending beralih ke tiki atau JNE. mahal
dikit tapi nasib paket kami jelas.

Adakah agan2 sekalian yang bernasib sama dengan saya? jika ya silahkan
share disini.

No comments:

Post a Comment